Sunday, July 30, 2017

Cara Mudah Menghemat Baterai HP Android Tanpa Aplikasi

Perkembangan smartphone Android yang mengusung teknologi mutakhir semakin membutuhkan kapasitas baterai yang besar. Produsen HP pun menjawabnya dengan berbagai fitur penghemat baterai dan juga memberikan kapasitas baterai yang besar.

Fitur penghemat baterai bawaan dari vendor memang cukup membantu menghemat baterai. Namun tak jarang fitur tersebut hanya memberikan sedikit pilihan pengaturan agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Malah justru ada fitur di HP Android dari produsen smartphone yang merepotkan pengguna.



Salah satu cara lain agar tidak kekurangan daya baterai adalah membeli smartphone dengan kapasitas daya yang besar. Namun sayang, harganya relatif mahal. Selain itu, HP dengan baterai yang besar biasanya memiliki bobot yang lebih berat.

Ada cara mudah untuk menghemat baterai HP tanpa Anda harus menginstal aplikasi penghemat baterai dari Playstore. Cara ini lebih sederhana karena terkadang aplikasi dari pihak ketiga tak jarang pengguna malah kecewa. penggunaan aplikasi tersebut terkadang malah bukan menghemat baterai, tapi sering kali membuatnya lebih boros.

Buat Anda yang merasa memerlukan cara menghemat baterai dengan mudah, Anda dapat menyimak ulasan berikut ini. Cara mengatasi baterai yang cepat boros berikut, memerlukan sedikit pengaturan serta memanfaatkan fitur yang sudah tersedia di smartphone.

Penasaran seperti apa sih cara sederhana yang bisa dimanfaatkan untuk membuat baterai HP jadi lebih hemat dan tahan lama? Simak tipsnya berikut ini.

Non Aktifkan Mode Auto-brightness Layar

 

Mode Auto-brightness bagi sebagian pengguna merupakan salah satu cara menghemat baterai. Namun kenyataannya, dengan mengaktifkan mode ini baterai justru banyak terkuras.

Kecerahan layar yang diatur secara otomatis bekerja karena adanya sensor cahaya. Sensor ini biasanya terletak di sisi atas layar. Sensor cahaya akan secara terus-menerus mendeteksi intensitas cahaya yang ada di sekitar pengguna sehingga justru akan membuat baterai boros.

Atur Cahaya Layar ke Level Standar atau Lebih Rendah





Selain mematikankan mode kecerahan layar otomatis, cara lain yang juga penting untuk dapat Anda lakukan adalah mengatur tingkat kecerahan layar secara manual. Secara teknis, intensitas cahaya yang terpancar dari layar dipengaruhi oleh konsumsi daya yang dialirkan ke dioda layar.

Semakin besar cahaya yang terpancar, semakin besar pula konsumsi daya sehingga menyebabkan baterai boros. Pengaturan kecerahan layar ke tingkat maksimal sebaiknya dilakukan pada kondisi tertentu saja seperti jika Anda berinteraksi dengan smartphone di bawah sinar matahari.

Manfaatkan Fitur Eye Protection Display




Fitur Eye Protection mulai banyak hadir di berbagai smartphone saat ini. Fitur ini penting untuk menjaga kesehatan mata. Sejatinya fitur ini mengurangi efek biru terang (blue light) dari cahaya yang dipancarkan oleh layar. Selain bisa memberikan kenyamanan pada mata, mengaktifkan mode ‘Eye Protection display’ juga bisa membantu baterai bekerja lebih hemat.

Pasalnya, mode ini akan mengatur kecerahan layar dan mengubah layar jadi terlihat lebih gelap. Efek yang ditimbulkan adalah mata menjadi lebih nyaman jika harus melihat layar dalam jangka waktu yang lama.

Matikan Fitur Haptick Feedback



Fitur Haptick Feedback contohnya adalah Vibrate on Touch di smartphone. Vibrate on Touch adalah fitur yang membuat smartphone bergetar ketika layar disentuh untuk mengetik misalnya.

Fitur Haptick Feedback nyatanya dapat menguras penggunaan baterai. Hal ini dikarenakan untuk menimbulkan efek getar, smartphone akan mengaktifkan motor kecil (vibrator) yang tertanam di dalam smartphone. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk menonaktifkan saja fitur tersebut supaya baterai smartphone jadi lebih tahan lama.

Matikan Fitur Sinkronisasi Otomatis



Fitur singkronisasi otomatis dapat dimanfaatkan untuk terus mendapatkan update data. Fitur ini berguna agar aplikasi seperti email dan sosial media memberikan notifikasi jika ada update informasi terbaru.

Sayangnya, penggunakan fitur singkronisasi otomatis ini kerap membuat baterai smartphone jadi bertambah boros. Pasalnya, tiap kali melakukan proses singkronisasi, akses data secara terus-menerus tentu menyedot daya baterai.

Untuk lebih menjaga baterai tidak cepat kehabisan daya, sebaiknya fitur sinkronisasi otomatis ini dinonaktifkan saja dan digantikan dengan melakukan backup dan singkronisasi data secara manual, termasuk untuk mengecek email.

Lakukan Update Secara Rutin



Setiap aplikasi yang terpasang di smartphone biasanya secara rutin menghadirkan update atau pembaharuan. Notifikasi pembaharuan tidak selalu terlihat. Anda dapat mengeceknya melalui akun Google Playstore Anda.

Penundaan untuk melakukan update aplikasi terkadang akan secara kontinu mengirim notifikasi ke smartphone, termasuk melakukan pengecekan via internet untuk mencari tahu apakah aplikasi di smartphone Anda sudah diupdate. Inilah yang kerap membuat baterai boros.

Demikian tips mengenai cara mudah menghemat baterai pada smartphone Anda tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan. Semoga bermanfaat untuk Anda.